writing by KANG DONI (PGM)
Nah, kali ini saya akan menceritakan enaknnya bersepeda gunung. Yang bisa menceritakan pastilah ia yang pernah merasakannya sendiri. Jadi, wajarlah ibu saya dan saya dulu memandang remeh bersepeda gunung. Secara logika memang begitu : Mau-maunya repot-repot. Kurang kerjaan aja.
Ada banyak hal. Nanti bisa kau tambahkan jika kurang.
1 . Pertama, Refreshing. Ketika beban di kepala terasa berat memikirkan berbagai urusan, maka perlu hiburan untuk menguraikan ikatan kepenatan itu. Boleh jadi fisik memang capek bin tepar. Tapi ada suatu kepuasan tersendiri ketika kau melihat pemandangan indah dari atas gunung. Pemandangan di bawah sana, dimana rumah-rumah terlihat kecil, sungai terlihat seperti benang putih. Pemandangan di langit, dimana awan terlihat begitu dekat, bahkan kau berada di atas awan. Dan terakhir adalah pemandangan di gunung itu sendiri, pepohonan dan berbagai tumbuhan terlihat seperti hamparan karpet hijau yang menyelimuti bukit dan gunung. Belum lagi bunga eidelwis yang mempesona itu.
2 . Kedua, karakterisasi. . Maksud saya, selama perjalanan di gunung kita akan dengan mudah mengenal karakter kawan seperjalanan kita. Watak aslinya akan keluar. Terlihat dengan jelas. Topeng-topeng yang selama ini dipakai atau yang kita pakaikan terbuka. Ada perjalanan bersama, bermalam bersama, juga urusan materi. Komplet sudah, sesuai pesan nabi jika kau ingin mengenal tentang seseorang, lakukan 3 hal itu. Jadi, jika kau ingin menyelidiki seseorang -bisa untuk dijadikan sahabat, atau bahkan jadi pasangan hidup- untuk orang lain atau untukmu sendiri, maka salah satu caranya adalah dengan mengajaknya bersepeda gunung.
3 . Ketiga, kontemplasi. Selama bersepeda gunung, saya sering merenungkan berbagai hal tentang kehidupan. Kadang hanya berada di alam pikiran, tidak jarang saya mengatakannya dengan lisan. Mengajak rekan perjalanan ikut merenungi apa yang saya pikirkan.
“Hei kawan, kau lihat itu. Rumah-rumah besar, gedung mewah yang selalu dibanggakan orang dari sini nampak begitu kecil. Tak ada apa-apanya. Tak ada harganya”
“
Beginilah kehidupan, kalau tidak ada cahaya kita bisa terperosok dalam jurang kebinasaan, atau tersesat tanpa tujuan (naiknya malam hari,). Namun, ada cahayapun belum cukup. Kau musti tetap berlelah-lelah demi mencapai tujuan. Karena sampai puncak sana, lelahmu akan terbayar. Begitu juga di surga kelak”
Begitulah, saya sering ngelantur ngomong sendiri. Syukur didengar kawan saya. Tidak juga gapapa. Karena sejatinya saya sedang ngomong dengan diri saya sendiri.
4 . Keempat, koleksi. Banyak hal yang bisa dikoleksi sepulang naik gunung. Tidak hanya koleksi foto-foto yang bertambah. Tapi juga koleksi pengalaman, koleksi cerita dari kawan, koleksi petualangan, juga koleksi tulisan. Karena tidak semua orang memiliki koleksi itu. Suatu saat kelak bisa jadi bahan untuk bercerita pada anak cucumu. Keren bukan?
5 . Kelima, dzikir. Mengingat Tuhan. Menghubungkan semuanya dengan kebesaran Tuhan. Allahu Akbar. Meski di urutan kelima, justru inilah yang paling penting. Bahwa gunung yang perkasa ini hanyalah sesuatu yang kecil. Allahlah yang Mahaperkasa.
Jika Dia berkehendak, bisa saja kau terjatuh, kaki patah. Sedangkan rumah sakit begitu jauh, untuk turunpun susah. Kalau saja tersesat, itu sudah disebut bencana. Makanan dan air terbatas. Maka saat naik gunung, kepasrahan kepada Tuhan benar-benar terasa. Berdzikir dengan cara ini bahkan lebih dahsyat dibanding dengan sekedar duduk di masjid sambil memegang tasbih mengucapkan kalimat dzikir.
Sepertinya lima hal itu sudah cukup, ada yang mau menambahkan?
Ingat juga, bahwa jika diniatkan untuk ibadah, Insya Allah akan mendapatkan pahala yang setimpal dengan kelelahan. Asam laktat yang terkumpul di otot-otot sehingga menyebabkan pegal-pegal, kelak akan menjadi saksi. Tempurung lutut yang serasa hampir lepas, juga akan menjadi saksi. Saksi bahwa pemiliknya melakukan Iqra’. Membaca kebesaran Tuhannya, mendaki gunung untuk beribadah.
Saya tutup tulisan ini dengan salah satu hasil perenungan saya:
Setinggi dan sejauh apapun bersepeda yang kita lalui, sehingga membuatmu lelah tapi begitu bangga bisa menaklukkannya, Ada gunung bukit dan sungai yang harus aku taklukkan, ini lebih sulit.di bandingkan yg ada di dalam hatimu. Berupa kesombongan. Menolak kebenaran dan merendahkan orang lain. bersepeda itu yang harus kau taklukkan, meski begitu berat....sekilas saya lampirkan gambar2petualangan kami bersama temen temen seperjuangan kami yaitu PGM(purwakarta gowes mania) semoga bisa bermanfaat dan bisa mempererat persaudaraan dian tara kita dan bisa menambhkan kecintaan kita terhadap alam dan lingkungan kita......akhir kata kami sebagai penulis mengucapkan WASSALAM SEKIAN DAN TERIMA KASIH.....
Senin, 27 Juli 2015
Rabu, 01 Juli 2015
Tips gowes bersepeda di malam hari
Tips Gowes
Tuesday, September 23, 2014
Gowes bersepeda malam hari? mengapa tidak!? Saat ini di wilayah kota besar di Indonesia telah banyak anak muda yang hobby bersepeda di malam hari, bahkan ada beberapa komunitas yang menggalakan bersepeda setiap bulannya. Sepeda sudah menjadin salah satu tren hobi masyarakat saat ini, baik itu kaum remaja, bapak-bapak, ibu rumah tangga, bahkan pasangan muda-mudi yang sedang kasmaran. Bagi kalangan muda, bersepeda di malam hari dihabiskan waktunya untuk melewati kencan dengan pasangan masing-masing.
Bersepeda di malam hari ternyata asik juga loh sobat, namun juga musti memperhatikan beberapa hal yang menyangkut keselamatan dalam berkendara. Berikut adalah beberapa hal yang mungkin dibutuhkan untuk bersepeda di malam hari:
Bersepeda di malamhari (bambuwulung.wordpress.com)
1. Lampu Depan
Lampu depan sangat penting untuk bersepeda di malam hari. Tak ada bedanya dengan motor, lampu depan berfungsi untuk menerangi jalan di depan kita. Namun selain itu juga berfungsi sebagai informasi bagi pengendara didepan kita. Alangkah baiknya menggunakan lampu depan yang terang yang dapat menembus kabut atau asap.
2. Reflektor
Reflektor juga penting! Reflektor ini bertujuan untuk memantulkan cahaya dari depan maupun belakang. Reflektor ini juga berfungsi sebagai lampu tambahan. Sama halnya dengan lampu depan, reflektor ini bermanfaat untuk menginformasikan keberadaan kita kepada pengendara lain. Biasanya reflektor yang dipakai berwarna putih untuk depan dan berwarna merah untuk bagian belakang sepeda.
3. Klakson mini
Klakson mini atau "klinting" juga wajib untuk dipasang di sepeda. Kenapa? karena klakson dapat digunakan sebagai tanda apabila sang goweser ingin meminta jalan kepada para pengguna jalan yang lain.
4. Lampu Belakang
Tak ada bedanya dengan lampu depan, lampu belakang juga sangat penting seperti halnya reflektor. Alat ini sangat bermanfaat untuk menginformasikan kendaraan di belakang kita, terlebih anda bersepeda di malam hari. Reflektor belakang ini sebaiknya berwarna merah atau kuning agar lebih jelas di malam hari.
5. Helm
Helm juga tak kalah penting! Walaupun hanya bersepeda, alangkah baiknya juga memperhatikan keselamatan diri sendiri. Helm merupakan pelindung kepala yang wajib dikenakan setiap saat anda bersepeda, baik di siang hari, terlebih dimalam hari. Helm juga berfungsi menghindari terpaan angin langsung di bagian atas kepala.
6. Toolkit Sepeda
Toolkit wajib anda siapkan untuk berjaga-jaga apabila nanti terjadi masalah pada sepeda anda. Toolkit berguna nantinya untuk memperbaiki kerusakan yang tidak diduga dimalam hari
7. Pakaian
Pakaian penting dalam menunjang anda bersepeda di malam hari. Gunakan pakaian yang mudah menyerap keringat, tapi tidak terlalu tipis karena malam hari, dan berwarna cerah.
8. Air Minum
Nah air minum ini yang terkadang lupa, dalam bersepeda usahakan untuk meminum air walaupun belum merasa haus. Hal ini untuk menyeimbangkan kondisi panas tubuh saat bersepeda. Dan janganlah anda bersepeda dengan perut kosong.
Semoga tips gowes bersepeda di malam hari tersebut bermanfaat untuk anda yang gemar bersepeda di malam hari. Tetap patuhi rambu-rambu lalu lintas yang ada. Selamat bersepeda :)
Rabu, 24 Juni 2015
Gowes Malam, Jangan Takut Akan Gelap
Ada sebuah trend bersepeda yang beberapa tahun belakangan rutin saya ikuti : Night Ride (NR). Paling tidak, saat bulan Ramadhan dapat kita jumpai timeline sosial media beberapa goweser yang dipenuhi dengan foto-foto NR. Terlepas dari sehat atau tidaknya gowes di malam hari, bukankah bersenang-senang membuat kita makin sehat? Lalu, bagaimanakah NR yang menyenangkan? Berikut saya bagikan tips agar lebih menikmati kegiatan NR.
Jangan lupa pamit
Ini adalah hal pertama yang harus Anda lakukan sebelum berkomitmen untuk mengadakan / mengikuti acara NR. Alangkah bahagianya mahasiswa kos-kosan seperti saya yang hidup bebas. Tentu keadaan ini akan berbeda dengan Anda yang memiliki istri di rumah. Paling tidak, kabarkan kepada istri tentang niat Anda untuk NR-an. Perlu diingat, jangan jadikan NR sebagai pelampiasan masalah di rumah!
Pamit dulu ya
Pamit dulu ya
Pilih jalur yang aman dan sering dilewati
Jika ‘visa’ sudah keluar, selanjutnya adalah menentukan jalur yang akan dilewati. Gowes di kota tidak terlalu susah apabila dibandingkan dengan gowes di hutan saat malam hari. Namanya juga olahraga tantangan, tak seru rasanya jika tak ada tantangan yang harus diselesaikan. Pilihlah hutan / kebun yang tidak terlalu lebat dan tidak memiliki banyak persimpangan yang membingungkan. Selain itu, pertimbangkan juga memilih hutan / kebun yang tidak dihuni oleh banyak hewan liar (terutama hewan buas) karena pada malam hari ada beberapa hewan liar yang berkeliaran untuk mencari makan.
Gunakan lampu yang terang dan nyaman
Sekarang telah banyak beredar lampu dengan berbagai versi. Ada yang bisa dipasang di handlebar, ada pula yang berbentuk headlamp sehingga tidak terlalu susah jika dipasang di helm. Saya sarankan untuk memilih lampu yang paling terang sesuai dengan kekuatan dana Anda. Lampu terang tak selalu berukuran besar. Pilihlah yang bentuknya paling sederhana dan tidak mengurangi kenyamanan Anda saat digunakan. Jika memiliki dana lebih, saya sarankan untuk menggunakan (minimal) 2 kombinasi lampu : dipasang di handlebar & helm.
Ramaikan bersama kawan
Jika Anda menyukai gowes sendirian, ubahlah kebiasaan tersebut khusus untuk NR. Teman selalu berguna di saat Anda kesusahan. Gowes di hutan dengan kondisi beramai-ramai akan mengusir hewan liar di sekitar Anda. Selain itu, hutan / kebun yang Anda lewati juga menjadi semakin terang karena cahaya lampu yang berkumpul. Jika tidak menggunakan lampu yang cukup terang, tetaplah untuk bergabung dalam rombongan. Percayalah, hal ini akan sangat membantu Anda.
Bawalah penghangat suasana
Gowes bukan hanya urusan sehat. Gowes adalah media untuk rekreasi dan bersosialisasi. Bagaimana bisa bersosialisasi jika fokus Anda hanya pada kecepatan dan ambisi untuk mencapai tujuan lebih dulu? Tak ada makhluk sosial yang tidak suka bersosialisasi. Kopi, snack, dan obrolan ringan penuh canda mutlak diperlukan untuk menambah kesan kegiatan NR Anda. Percaya atau tidak, hal ini yang paling berkesan bagi saya diantara sekian kali NR yang saya ikuti.
Duduk melingkar, buka bekal, ngobrol asal
Duduk melingkar, buka bekal, ngobrol asal
Segera luangkan waktu, rencanakan, dan laksanakan
Omong kosong jika hanya membaca tips ini tanpa realisasi. Jangan hanya percaya dari apa yang sudah saya tuliskan. Buktikan sendiri bahwa NR pun bisa menjadi momen yang mengasyikkan.
Semoga kegiatan NR Anda berkesan..
Terima kasih sudah berkunjung ke blog saya,
Salam gowes dan sukses untuk kita semua.
http://anomharya.com/2014/07/gowes-malam-jangan-takut-akan-gelap/
Minggu, 21 Juni 2015
rally CFM di karawang 14 juni 2015
Persiapan loading acara rally cfm
Seluruh goweser telah siap untk berangkat menuju lokasi persiapan dan akomodasi telah lengkap
Perjalanan menuju lokasi di tempuh dengan 2 mobil pick Up yg mana semuanya telah terisi oleh sepeda dan para goweser
Kami merasa bangga dan bahagia bisa mengikuti even ini yg mana even ini adalah even terakhir bagi kami untk gowes ke luar kota karena saat itu menjelang bulan suci ramadhan sesampai nya di sana kami bertemu dengan senior senior kami dan para atlit nasional yg kami jumpai dengan ramahnya dan baik nya para senior berbagi ilmu dan pengalaman pada kami ,, kami juga bisa menimba ilmu tentang bersepeda yg baik dan benar dari para senior kami
Sekilas memang sederhana namun sangat berarti sekali bagi kami pengalaman tersebut karena jarang jarang kami mendapat kan ilmu langsung dari sumbernya....
Yg mana sebelumnya kami dapatkan dari media dan internet saja
Ini sekilas gambaran photo photo kami dari mulai berangkat dan sampai lokasi
Mungkin hanya itu kah yg bisa kami sampai kan
Sekian dan terima kasih
Mau beli helm sepeda sesuai kebutuhan? Yuk, simak tipsnya
Memilih Helm Sepeda – Bersepeda merupakan olahraga yang semakin digemari, terutama bagi masyarakat perkotaan yang sadar akan kesehatan dan juga peduli akan lingkungan. Bersepeda tak hanya membuat badan menjadi sehat namun dapat mengurangi polusi yang mencemari lingkungan.
Sebagian pesepeda atau biasa dipanggil goweser sering mengabaikan fungsi penting helm sepeda. Sebenarnya, helm sepeda tak hanya sebagai pelengkap bersepeda namun dapat melindungi kepala dari benturan serta mengurangi resiko cidera pada kepala.
Kali ini, sepedapancal.com ingin membahas tentang tips membeli sepeda sesuai kebutuhan serta berkualitas. Yuk, simak apa saja tipsnya:
• Pilih helm sepeda sesuai aktivitas bersepeda anda
Maksudnya disini, kita sesuaikan dengan sepeda yang Anda kendarai. Untuk goweser yang menggunakan sepeda balap atau roadbike sebaiknya pilih helm yang memiliki beban ringan serta berbentuk aerodinamis.
Sementara para goweser yang menggunakan sepeda gunung atau mountainbike, pilih helm yang mementingkan keselamatan kepala dari benturan. Sebaiknya pilih helm yang ada visornya sehingga dapat melindungi mata Anda dari sinar matahari.
• Sesuai dengan ukuran kepala
Sebelum membeli helm sepeda, sebaiknya coba terlebih dahulu dan sesuaikan ukurannya apakah nyaman dan pas digunakan atau tidak. Caranya dengan menggelengkan kepala ke kanan dan kiri, apabila posisi berubah maka helm tersebut longgar.
Namun pastikan memilih helm sepeda yang tak terlalu sempit saat dikenakan, karena dapat membuat kepala menjadi pusing. Biasanya helm sepeda dipasaran dapat diatur kelonggarannya sesuai ukuran kepala.
• Harga pas di kantong
Disamping pas dan nyaman dipakai, salah satu hal yang harus dipertimbangkan saat memilih helm sepeda adalah harga. Sesuaikan dengan budget yang Anda miliki, jangan membeli helm yang mahal dan akhirnya tak digunakan.
• Memilih helm sepeda bersertifikat
Pastikan membeli helm sepeda yang berlabel SNI atau menggunakan standar internasional seperti CE/ Snell / CPSC (Consumer Product Safety Commision). Apabila taka da label standar keamanannya, lebih baik jangan membelinya.
• Jangan Membeli Helm Sepeda Bekas
Kemampuan foam pada helm sepeda yang berfungsi meredam benturan akan menurun dengan seiringnya waktu. Jangan sekali-sekali membeli helm bekas walaupun tampilan luar tampak masih bagus atau bersih.
Memilih helm sepeda secara tepat dapat memberikan dampak positif saat bersepeda. Tak hanya sebagai pelengkap dan terlihat lebih bergaya namun bahaya saat gowes di jalan dapat diminimalisir. Semoga beberapa tips ini dapat membantu anda, awali hidup sehat dengan bersepeda.
http://www.sepedapancal.com/2015/02/Mau-beli-helm-sepeda-sesuai-kebutuhan-Yuk-simak-tipsnya.html
Bersepeda di Malam Hari Agar Lebih Aman? Yuk Simak Caranya
Saat ini, beberapa orang lebih suka bersepeda di malam hari untuk menikmati suasana malam. Komunitas sepeda di kota-kota besar banyak yang melakukan kegiatan bersepeda di malam hari.
Tak hanya lebih sejuk, bersepeda di malam hari dapat dilakukan dengan santai. Ketika bersepeda melewati pusat-pusat kota, Anda akan menjumpai pemandangan menarik yang tak ditemukan pada siang hari. Bersepeda dengan teman akan terasa lebih menyenangkan saat melewati jalan-jalan yang sepi .
Sebelum melakukan bersepeda di malam hari, kami akan membagi caranya agar menunjang keselamatan dan kenyamanan Anda
Demikian beberapa cara yang dapat Anda gunakan saat bersepeda di malam hariagar lebih aman dan nyaman. Happy Gowes!
http://www.sepedapancal.com/2015/02/bersepeda-di-malam-hari-agar-lebih-aman-yuk-simak-caranya.html
Tak hanya lebih sejuk, bersepeda di malam hari dapat dilakukan dengan santai. Ketika bersepeda melewati pusat-pusat kota, Anda akan menjumpai pemandangan menarik yang tak ditemukan pada siang hari. Bersepeda dengan teman akan terasa lebih menyenangkan saat melewati jalan-jalan yang sepi .
Sebelum melakukan bersepeda di malam hari, kami akan membagi caranya agar menunjang keselamatan dan kenyamanan Anda
• Lengkapilah sepeda dengan lampu
Salah satu perlengkapan penting saat bersepeda di malam hari adalah lampu. Perlengkapan satu ini dapat membantu Anda untuk melihat kondisi jalan sehinggi dapat menghindari jalan yang tidak rata atau berlubang. Disarankan menggunakan lampu depan dan belakang agar keberadaan Anda diketahui oleh pengendarai lain serta dapat meminimalisir kecelakaan.• Jaga kecepatan anda
Walau kondisi jalan yang sepi dan renggang tak seperti di siang hari, namun tetaplah waspada dan berhati-hati. Jagalah kecepatan saat bersepeda karena bisa saja saat ditengah-tengah gowes ada jalan yang berlubang dan Anda tak bisa menghindarinya karena keadaan gelap.• Berhati-hati di persimpangan jalan
Bagi pesepeda di kota-kota besar harus lebih waspada dengan persimpangan jalan. Jumlah goweser masih kalah dengan pengguna kendaraan bermotor, maka harus lebih waspada saat melewati persimpangan jalan. Seperti yang kita ketahui, para pengendara bermotor selalu menancap gas setelah lampu hijau menyala sehingga harus lebih berhati-hati agar tak terjadi kejadian yang tak Anda inginkan seperti kecelakaan.• Hindarilah sorotan lampu dari depan
Saat bersepeda di malam hari, berhati-hatilah dan jangan terlalu fokus pada lampu kendaraan lain. Karena beberapa kendaraan seperti mobil biasanya menyalakan lampu jauh saat di jalan. Tetaplah berkonsentrasi agar mengemudi sepeda pada jalur yang benar.• Gunakan Perlengkapan Bersepeda
Tak hanya bersepeda di siang hari atau malam hari, penggunakan perlengkapan sepeda seperti helm sepeda sangat penting. Cara ini merupakan langkah antisipasi apabila terjadi kecelakaan atau terjatuh dari sepeda sehingga kepala Anda lebih aman karena memakai helm sepeda.Demikian beberapa cara yang dapat Anda gunakan saat bersepeda di malam hariagar lebih aman dan nyaman. Happy Gowes!
http://www.sepedapancal.com/2015/02/bersepeda-di-malam-hari-agar-lebih-aman-yuk-simak-caranya.html
5 Cara Ampuh Mengatasi Dehidrasi Saat Bersepeda
Jangan menyepelekan dehidrasi saat bersepeda karena dapat memicu detak jantung bekerja lebih keras dan akibatnya sangat fatal. Saat bersepeda bawalah botol air minum yang terisi penuh untuk menemani kegiatan gowes Anda. Tak hanya bersepeda, air minum sangat penting untuk menjalani aktivitas olahraga apapun.
Untuk itu, kami akan memberi beberapa tips untuk menghindari dehidrasi saat bersepeda:
• Minum air putih setelah bersepeda
Cara tercepat yang bisa dilakukan saat dehidrasi dengan cara meminum air putih, walau sebenarnya cara ini tak cukup untuk mengatasi dehidrasi. Untuk menghindari gangguan sakit perut lebih baik teguklah air secara perlahan. Minum air putih secara terburu-buru dengan porsi yang banyak dapat meningkatkan pengeluaran urin dan justru akan memperlambat proses rehidrasi.• Makan dengan makanan yang mengandung sodium dan potassium
Sodium dan potassium merupakan jenis elektrolit yang sangat penting untuk hidrasi tubuh. Makanan yang mengandung kedua jenis elektrolit adalah buah-buahan dan sayuran yang mengandung banyak air. Saat melakukan akitivitas bersepeda, usahakan membawa potongan buah atau sayuran segar. Makanan yang sidikit asin seperti sup sayuran dapat menjadi alternative karena dapat mengganti cairan tubuh yang hilang.• Jangan meminum minuman yang mengandung alcohol dan kafein
Saat dehidrasi, jangan pernah minum minuman yang beralkohol atau berkafein tinggi. Dua minuman ini dapat membuat tubuh menjadi kesulitan untuk mempertahankan kadar cairan dan akhirnya badan lebih cepat lelah.• Minumlah air melebihi cairan tubuh yang hilang
Saat berolahraga satu jam dan kehilangan setengah liter cairan melalui keringat, tubuh tak dapat terhidrasi dengan keadaan normal sampai Anda meminum 1,5 lebih banyak dari cairan yang hilang. Karena cairan yang anda minum sebagian akan berkurang melalui urin. Apabilan hanya minum setengah liter sama dengan cairan yang dikeluarkan, maka cairan elektrolit yang terserap tubuh tak akan cukup untuk merehidrasi.• Ganti cairan tubuh dengan minum berenergi
Apabila tak ada makanan yang dapat dikonsumsi, maka pilihan satu-satunya meminum sport drink. Minum energy mengandung elektrolit dapat membantuh tubuh menahan air dan menyimpan keseimbangan cairan dengan cepat. Namun tak disarankan untuk meminum minuman berenergi ini setiap hari dan jangka waktu yang panjang karena efeknya tak baik untuk tubuh Anda.Semoga tips mengatasi dehidrasi saat bersepeda yang telah dibahas dapat membantu masalah Anda saat melakukan aktivitas bersepeda maupun olahraga apapun. Tak hanya meminum air putih, usahakan memakan makanan yang mengandung sodium dan potassium utnuk mengganti cairan tubuh yang hilang.Happy gowes!
http://www.sepedapancal.com/2015/02/5-cara-ampuh-mengatasi-dehidrasi-saat-bersepeda.html
Langganan:
Postingan (Atom)




































