Selasa, 18 Agustus 2015

ADVENTURE 17 AGUSTUS BARENG PGM

          PARA GOWESER  di Hari kemerdekaan  di isi  upacara 17 agustus yg di prakarsai oleh PUMA  kami dan goweser lain ikut melaksanakan dan mengikutinya dengan khidmat dan penuh penghormatan....
selepas dari itu kami pun tidak langsung pulang melainkan melanjutkan acara dan rencana kami, yg mana rencana ini sudah kami perssiapkan dan kami rencanakan jauh jauh hari....nah kali ini Track yg kami tempuh cukup jauh, menantang dan penuh resiko,,, di samping medan yg terjal...cuaca yg sanagat extrim dan debu yg sangat menyengat,,,
           Namun itu semua tidak mengendurkan dan mengurangi semangat kami untk melanjutkannya....
dengan niat yg kuat dan semangat yg tinggi kami pun melanjutkannya........
mulai dari start awal kami hampir tidak menemukan jalan beraspal dan bersih,,,semuanya jalan yg kami lalui penuh dengan batu , debu dan ranting ranting yg berserakan,,,,namun semua itu membuat kami dan goweser lain lebih semangat dan menambah semangat kami,,karena medan medan seperti ini lah yg membuat kami dan goweser lain menginginkan nya
           Disamping sebagai pengalaman baru medan seperti ini juga sangat memacu andrenaline dan semangat kami untuk menaklukannya,,,,,,,
jalanan yg kami lalui banyak sekali rinrtangan mulai jalan berbatu dan berkerikil yg besar juga banyak pula ranting ranting yg melingkar ke jalanan yg kami lewati,, ada juga tanjakan yg kami sendiri dan goweser lain tidak mampu untk menaklukannya melainkan dengan bantuan seutas tambang untk menariknya.....sampai ke atas,,,,dengan batuan gowesr lain
Selesai itu kami juga menjumpai turunan yg sangat curam dan terjal tidak sedikit kami dan goweser lain menglamai luka luka ringan karena ter gorens oleh ranting2 yg melintang yg menghalangi jalanan kami
          Namun semua itu kami lewati dan kami lalui dengan penuh semangat dan senang hati.......
karena kami percaya dan yakin segala sesuatu itu selama kita mau berusaha tidak ada yg tidak bisa
Banyak sekali hikmah dan manfaat yg bisa kami peroleh dari perjalanan kami melintasi hutan jati balekambang....PURWAKARTA ini.
sungguh pengalaman yg indah , berkesan dan memuaskan  bagi kami dan goweser lain..........
sedikit kami lampirkan gambar2 nya.....

















       

Kamis, 13 Agustus 2015

APA SAJA YG TERJADI SETIAP 1 JAM BERSEPEDA





Apa saja yang terjadi dalam 1(satu) jam ketika anda bersepeda?
- 10 Menit Pertama
Rasa bebas dan lepas mulai merasuki anda. Perasaan senang dan riang semakin meluap seiring dengan putaran pedal yang semakin cepat
- 20 Menit
Perasaan riang anda memuncak dan badan anda mulai dialiri dengan cortisol, hormon yang menghalangi perasaan ngantuk atau ingin tidur
- 40 Menit
Pasokan darah dan oksigen ke otak mengalami peningkatan. Tersenyumlah, jika anda mempertahankan ritme sepeda sejauh ini selama 5 kali seminggu, resiko terserang penyakit akan berkurang secara signifikan (50% lebih rendah dibanding dengan seseorang yang jarang bergerak)
- 45 Menit
Hormon Serotonin dan Endorphin masuk ke dalam aliran darah, dan membantu memperbaiki mood anda. Tersenyum dan sapalah teman bersepeda yang berpapasan, sebab anda sedang menikmati masa terbaik dalam hidup anda.
- 60 Menit
Resiko penyaki jantung semakin turun seiring dengan setiap kilometer yang telah anda tempuh. (Resiko penyakit jantung anda menurun hingga kurang dari setengahnya dibandingkan dengan mereka yang tidak berolahraga). Lanjutkan!
- >60 Menit
Pikiran anda mulai berdebat, apakah anda ingin melanjutkan perjalanan ini dan meningkatkan kenikmatan bersepeda ke tahapan selanjutnya atau anda akan berhenti dan melanjutkan kesenangan ini di kemudian hari. Apapun pilihan anda, anda telah menjalani kegiatan yang sangt berarti.
- <60 Menit
Seiring dengan segala sel dan hormon dalam tubuh anda sedang berpesta, sudah saatnya anda mengkonsumsi nutrisi cairan atau makanan, baik itu dalam bentuk power bar ataupun hidangan berat. Ini terserah Anda. Selamat bersepeda!
(Disadur dari ChainReactionsCycles.com)




Senin, 27 Juli 2015

MY LIFE IS MY ADVENTURE

writing by KANG DONI (PGM)

Nah, kali ini saya akan menceritakan enaknnya bersepeda gunung. Yang bisa menceritakan pastilah ia yang pernah merasakannya sendiri. Jadi, wajarlah ibu saya dan saya dulu memandang remeh bersepeda gunung. Secara logika memang begitu : Mau-maunya repot-repot. Kurang kerjaan aja. Ada banyak hal. Nanti bisa kau tambahkan jika kurang.
1 . Pertama, Refreshing. Ketika beban di kepala terasa berat memikirkan berbagai urusan, maka perlu hiburan untuk menguraikan ikatan kepenatan itu. Boleh jadi fisik memang capek bin tepar. Tapi ada suatu kepuasan tersendiri ketika kau melihat pemandangan indah dari atas gunung. Pemandangan di bawah sana, dimana rumah-rumah terlihat kecil, sungai terlihat seperti benang putih. Pemandangan di langit, dimana awan terlihat begitu dekat, bahkan kau berada di atas awan. Dan terakhir adalah pemandangan di gunung itu sendiri, pepohonan dan berbagai tumbuhan terlihat seperti hamparan karpet hijau yang menyelimuti bukit dan gunung. Belum lagi bunga eidelwis yang mempesona itu.
2 .  Kedua, karakterisasi. . Maksud saya, selama perjalanan di gunung kita akan dengan mudah mengenal karakter kawan seperjalanan kita. Watak aslinya akan keluar. Terlihat dengan jelas. Topeng-topeng yang selama ini dipakai atau yang kita pakaikan terbuka. Ada perjalanan bersama, bermalam bersama, juga urusan materi. Komplet sudah, sesuai pesan nabi jika kau ingin mengenal tentang seseorang, lakukan 3 hal itu. Jadi, jika kau ingin menyelidiki seseorang -bisa untuk dijadikan sahabat, atau bahkan jadi pasangan hidup- untuk orang lain atau untukmu sendiri, maka salah satu caranya adalah dengan mengajaknya bersepeda gunung.
3 .  Ketiga, kontemplasi. Selama bersepeda gunung, saya sering merenungkan berbagai hal tentang kehidupan. Kadang hanya berada di alam pikiran, tidak jarang saya mengatakannya dengan lisan. Mengajak rekan perjalanan ikut merenungi apa yang saya pikirkan. “Hei kawan, kau lihat itu. Rumah-rumah besar, gedung mewah yang selalu dibanggakan orang dari sini nampak begitu kecil. Tak ada apa-apanya. Tak ada harganya” “
Beginilah kehidupan, kalau tidak ada cahaya kita bisa terperosok dalam jurang kebinasaan, atau tersesat tanpa tujuan (naiknya malam hari,). Namun, ada cahayapun belum cukup. Kau musti tetap berlelah-lelah demi mencapai tujuan. Karena sampai puncak sana, lelahmu akan terbayar. Begitu juga di surga kelak” Begitulah, saya sering ngelantur ngomong sendiri. Syukur didengar kawan saya. Tidak juga gapapa. Karena sejatinya saya sedang ngomong dengan diri saya sendiri.
4 .  Keempat, koleksi. Banyak hal yang bisa dikoleksi sepulang naik gunung. Tidak hanya koleksi foto-foto yang bertambah. Tapi juga koleksi pengalaman, koleksi cerita dari kawan, koleksi petualangan, juga koleksi tulisan. Karena tidak semua orang memiliki koleksi itu. Suatu saat kelak bisa jadi bahan untuk bercerita pada anak cucumu. Keren bukan?
5 .  Kelima, dzikir. Mengingat Tuhan. Menghubungkan semuanya dengan kebesaran Tuhan. Allahu Akbar. Meski di urutan kelima, justru inilah yang paling penting. Bahwa gunung yang perkasa ini hanyalah sesuatu yang kecil. Allahlah yang Mahaperkasa.
Jika Dia berkehendak, bisa saja kau terjatuh, kaki patah. Sedangkan rumah sakit begitu jauh, untuk turunpun susah. Kalau saja tersesat, itu sudah disebut bencana. Makanan dan air terbatas. Maka saat naik gunung, kepasrahan kepada Tuhan benar-benar terasa. Berdzikir dengan cara ini bahkan lebih dahsyat dibanding dengan sekedar duduk di masjid sambil memegang tasbih mengucapkan kalimat dzikir.
 Sepertinya lima hal itu sudah cukup, ada yang mau menambahkan? Ingat juga, bahwa jika diniatkan untuk ibadah, Insya Allah akan mendapatkan pahala yang setimpal dengan kelelahan. Asam laktat yang terkumpul di otot-otot sehingga menyebabkan pegal-pegal, kelak akan menjadi saksi. Tempurung lutut yang serasa hampir lepas, juga akan menjadi saksi. Saksi bahwa pemiliknya melakukan Iqra’. Membaca kebesaran Tuhannya, mendaki gunung untuk beribadah. Saya tutup tulisan ini dengan salah satu hasil perenungan saya: Setinggi dan sejauh apapun bersepeda yang kita lalui, sehingga membuatmu lelah tapi begitu bangga bisa menaklukkannya, Ada gunung bukit dan sungai yang harus aku taklukkan, ini lebih sulit.di bandingkan yg ada di dalam hatimu. Berupa kesombongan. Menolak kebenaran dan merendahkan orang lain. bersepeda itu yang harus kau taklukkan, meski begitu berat....sekilas saya lampirkan gambar2petualangan kami bersama temen temen seperjuangan kami yaitu PGM(purwakarta gowes mania) semoga bisa bermanfaat dan bisa mempererat persaudaraan dian tara kita dan bisa menambhkan kecintaan kita terhadap alam dan lingkungan kita......akhir kata kami sebagai penulis mengucapkan                                                                               WASSALAM SEKIAN DAN TERIMA KASIH.....



















Rabu, 01 Juli 2015

Tips gowes bersepeda di malam hari

Tips Gowes Tuesday, September 23, 2014 Gowes bersepeda malam hari? mengapa tidak!? Saat ini di wilayah kota besar di Indonesia telah banyak anak muda yang hobby bersepeda di malam hari, bahkan ada beberapa komunitas yang menggalakan bersepeda setiap bulannya. Sepeda sudah menjadin salah satu tren hobi masyarakat saat ini, baik itu kaum remaja, bapak-bapak, ibu rumah tangga, bahkan pasangan muda-mudi yang sedang kasmaran. Bagi kalangan muda, bersepeda di malam hari dihabiskan waktunya untuk melewati kencan dengan pasangan masing-masing. Bersepeda di malam hari ternyata asik juga loh sobat, namun juga musti memperhatikan beberapa hal yang menyangkut keselamatan dalam berkendara. Berikut adalah beberapa hal yang mungkin dibutuhkan untuk bersepeda di malam hari: Bersepeda di malamhari (bambuwulung.wordpress.com) 1. Lampu Depan Lampu depan sangat penting untuk bersepeda di malam hari. Tak ada bedanya dengan motor, lampu depan berfungsi untuk menerangi jalan di depan kita. Namun selain itu juga berfungsi sebagai informasi bagi pengendara didepan kita. Alangkah baiknya menggunakan lampu depan yang terang yang dapat menembus kabut atau asap. 2. Reflektor Reflektor juga penting! Reflektor ini bertujuan untuk memantulkan cahaya dari depan maupun belakang. Reflektor ini juga berfungsi sebagai lampu tambahan. Sama halnya dengan lampu depan, reflektor ini bermanfaat untuk menginformasikan keberadaan kita kepada pengendara lain. Biasanya reflektor yang dipakai berwarna putih untuk depan dan berwarna merah untuk bagian belakang sepeda. 3. Klakson mini Klakson mini atau "klinting" juga wajib untuk dipasang di sepeda. Kenapa? karena klakson dapat digunakan sebagai tanda apabila sang goweser ingin meminta jalan kepada para pengguna jalan yang lain. 4. Lampu Belakang Tak ada bedanya dengan lampu depan, lampu belakang juga sangat penting seperti halnya reflektor. Alat ini sangat bermanfaat untuk menginformasikan kendaraan di belakang kita, terlebih anda bersepeda di malam hari. Reflektor belakang ini sebaiknya berwarna merah atau kuning agar lebih jelas di malam hari. 5. Helm Helm juga tak kalah penting! Walaupun hanya bersepeda, alangkah baiknya juga memperhatikan keselamatan diri sendiri. Helm merupakan pelindung kepala yang wajib dikenakan setiap saat anda bersepeda, baik di siang hari, terlebih dimalam hari. Helm juga berfungsi menghindari terpaan angin langsung di bagian atas kepala. 6. Toolkit Sepeda Toolkit wajib anda siapkan untuk berjaga-jaga apabila nanti terjadi masalah pada sepeda anda. Toolkit berguna nantinya untuk memperbaiki kerusakan yang tidak diduga dimalam hari 7. Pakaian Pakaian penting dalam menunjang anda bersepeda di malam hari. Gunakan pakaian yang mudah menyerap keringat, tapi tidak terlalu tipis karena malam hari, dan berwarna cerah. 8. Air Minum Nah air minum ini yang terkadang lupa, dalam bersepeda usahakan untuk meminum air walaupun belum merasa haus. Hal ini untuk menyeimbangkan kondisi panas tubuh saat bersepeda. Dan janganlah anda bersepeda dengan perut kosong. Semoga tips gowes bersepeda di malam hari tersebut bermanfaat untuk anda yang gemar bersepeda di malam hari. Tetap patuhi rambu-rambu lalu lintas yang ada. Selamat bersepeda :)

Rabu, 24 Juni 2015

Gowes Malam, Jangan Takut Akan Gelap

Ada sebuah trend bersepeda yang beberapa tahun belakangan rutin saya ikuti : Night Ride (NR). Paling tidak, saat bulan Ramadhan dapat kita jumpai timeline sosial media beberapa goweser yang dipenuhi dengan foto-foto NR. Terlepas dari sehat atau tidaknya gowes di malam hari, bukankah bersenang-senang membuat kita makin sehat? Lalu, bagaimanakah NR yang menyenangkan? Berikut saya bagikan tips agar lebih menikmati kegiatan NR. Jangan lupa pamit Ini adalah hal pertama yang harus Anda lakukan sebelum berkomitmen untuk mengadakan / mengikuti acara NR. Alangkah bahagianya mahasiswa kos-kosan seperti saya yang hidup bebas. Tentu keadaan ini akan berbeda dengan Anda yang memiliki istri di rumah. Paling tidak, kabarkan kepada istri tentang niat Anda untuk NR-an. Perlu diingat, jangan jadikan NR sebagai pelampiasan masalah di rumah! Pamit dulu ya Pamit dulu ya Pilih jalur yang aman dan sering dilewati Jika ‘visa’ sudah keluar, selanjutnya adalah menentukan jalur yang akan dilewati. Gowes di kota tidak terlalu susah apabila dibandingkan dengan gowes di hutan saat malam hari. Namanya juga olahraga tantangan, tak seru rasanya jika tak ada tantangan yang harus diselesaikan. Pilihlah hutan / kebun yang tidak terlalu lebat dan tidak memiliki banyak persimpangan yang membingungkan. Selain itu, pertimbangkan juga memilih hutan / kebun yang tidak dihuni oleh banyak hewan liar (terutama hewan buas) karena pada malam hari ada beberapa hewan liar yang berkeliaran untuk mencari makan. Gunakan lampu yang terang dan nyaman Sekarang telah banyak beredar lampu dengan berbagai versi. Ada yang bisa dipasang di handlebar, ada pula yang berbentuk headlamp sehingga tidak terlalu susah jika dipasang di helm. Saya sarankan untuk memilih lampu yang paling terang sesuai dengan kekuatan dana Anda. Lampu terang tak selalu berukuran besar. Pilihlah yang bentuknya paling sederhana dan tidak mengurangi kenyamanan Anda saat digunakan. Jika memiliki dana lebih, saya sarankan untuk menggunakan (minimal) 2 kombinasi lampu : dipasang di handlebar & helm. Ramaikan bersama kawan Jika Anda menyukai gowes sendirian, ubahlah kebiasaan tersebut khusus untuk NR. Teman selalu berguna di saat Anda kesusahan. Gowes di hutan dengan kondisi beramai-ramai akan mengusir hewan liar di sekitar Anda. Selain itu, hutan / kebun yang Anda lewati juga menjadi semakin terang karena cahaya lampu yang berkumpul. Jika tidak menggunakan lampu yang cukup terang, tetaplah untuk bergabung dalam rombongan. Percayalah, hal ini akan sangat membantu Anda. Bawalah penghangat suasana Gowes bukan hanya urusan sehat. Gowes adalah media untuk rekreasi dan bersosialisasi. Bagaimana bisa bersosialisasi jika fokus Anda hanya pada kecepatan dan ambisi untuk mencapai tujuan lebih dulu? Tak ada makhluk sosial yang tidak suka bersosialisasi. Kopi, snack, dan obrolan ringan penuh canda mutlak diperlukan untuk menambah kesan kegiatan NR Anda. Percaya atau tidak, hal ini yang paling berkesan bagi saya diantara sekian kali NR yang saya ikuti. Duduk melingkar, buka bekal, ngobrol asal Duduk melingkar, buka bekal, ngobrol asal Segera luangkan waktu, rencanakan, dan laksanakan Omong kosong jika hanya membaca tips ini tanpa realisasi. Jangan hanya percaya dari apa yang sudah saya tuliskan. Buktikan sendiri bahwa NR pun bisa menjadi momen yang mengasyikkan. Semoga kegiatan NR Anda berkesan.. Terima kasih sudah berkunjung ke blog saya, Salam gowes dan sukses untuk kita semua. http://anomharya.com/2014/07/gowes-malam-jangan-takut-akan-gelap/

Minggu, 21 Juni 2015

rally CFM di karawang 14 juni 2015

Persiapan loading acara rally cfm Seluruh goweser telah siap untk berangkat menuju lokasi persiapan dan akomodasi telah lengkap Perjalanan menuju lokasi di tempuh dengan 2 mobil pick Up yg mana semuanya telah terisi oleh sepeda dan para goweser Kami merasa bangga dan bahagia bisa mengikuti even ini yg mana even ini adalah even terakhir bagi kami untk gowes ke luar kota karena saat itu menjelang bulan suci ramadhan sesampai nya di sana kami bertemu dengan senior senior kami dan para atlit nasional yg kami jumpai dengan ramahnya dan baik nya para senior berbagi ilmu dan pengalaman pada kami ,, kami juga bisa menimba ilmu tentang bersepeda yg baik dan benar dari para senior kami Sekilas memang sederhana namun sangat berarti sekali bagi kami pengalaman tersebut karena jarang jarang kami mendapat kan ilmu langsung dari sumbernya.... Yg mana sebelumnya kami dapatkan dari media dan internet saja Ini sekilas gambaran photo photo kami dari mulai berangkat dan sampai lokasi Mungkin hanya itu kah yg bisa kami sampai kan Sekian dan terima kasih